Syur-Syur an Pesohor
June 2nd, 2008
Ah beredar lagi gambar syur-syur an Pesohor. Seperti janjinya teman-teman saya di media. Bongkar-bongkaran aib akan terus dijalankan sampai menjelang pemilu. Cara wagu tapi manjur. Yang dipikirkan hanyalah urusan politik -kekuasaan. Tidak ada pertimbangan etika dan kepantasan. Apalagi buat keluarga Pesohor yang jadi korban, gimana perasaan anak dan istrinya ndak dipikirkan. Yang penting, ini perang Bung! Selalu ada korban, baik korban yg berdosa maupun tidak berdosa.
Banyak Pesohor yang dagdigdug -tapi bukan blog- kalau-kalau gambar adegan syur-nya jadi obralan di media. Beberapa Pesohor dagdigdug mencoba mengingat-ingat apakah ketidaksenonohannya pernah direkam atau jangan-jangan ada yang mendokumentasikan diam-diam. Dan arsip pun di korek-korek, para Pesohor mencoba mengontak “teman-teman tidurnya” yang beberapa sudah lupa namanya, apalagi nomer HP nya.
Walah! Makanya to mas…nek parkir manuk aja sembarangan, begitu ujaran teman saya kepada salah satu Pesohor. Dan Sang pesohor pun misuh, asu! Karena kami tau Pesohor tersebut pernah terlibat affair dengan Pesohor wanita yang sangat terkenal di negeri ini.
Dan saya juga pernah berkenalan dengan perempuan yang acap kali tidur sama Pesohor-Pesohor di Senayan dan di Veteran. Selama ini dia menyamar sebagai sekretaris atau asisten pejabat. Iseng saya nanya apa pernah didokumentasikan? Sambil senyum mbak itu menjawab : ya harus to dik! Itu senjata kami je.. Kalo nanti kami gak diopeni lagi, dokumentasi itu bisa buat penghasilan tambahan. Temen tidur mbak tau? Ada yang tau ada yang enggak,dik. Waah blaik! Dan jangan salah, bukan hanya orang biasa saja yang suka tiduran sama Pesohor, artis ada juga. “Cuma kalo artis gak mau bongkar-bongkar gambar, karena kan dia gak mau reputasinya ikut hancur”, kata temen saya. Temen saya yang pejabat pernah saya tanya, bayarnya berapa kalo artis. Ya..puluhan sampe ratusan juta. Ha??? Cuma tidur doang…saya gak abis pikir. “La sampeyan kaya dong, kemana-mana nenteng artis?” tanya saya sama teman saya yang pejabat. “Waah..kalo saya ya gratis..wong saya yang bawa dia ke Pesohor-Pesohor. Bonus..huahaaa..” Ohhh ternyata dia makelar.
Salah satu istri Pesohor Senayan pernah cerita bahwa di kantor suaminya banyak perempuan-perempuan gak jelas berkeliaran. Dan itu membuat istri tersebut pusing tujuh keliling. “Suami saya seh ndak pernah macem-macem, tapi kalo disodori di kantor tiap hari gitu apa ndak keblinger”. Akhirnya bersama istri-istri Pesohor Senayan yang lain rame-rame mendatangi manajemen gedung untuk membuat peraturan pembatasan orang yang masuk ke Senayan. “Biar ayam-ayam ndak keliaran disini”. Walaah..wong ini rumah rakyat kog dibatesi, celetuk sang wartawan.
Dan sekarang mendekati pemilu besar, siap-siap yang pernah parkir burung sembarangan. Hati-hati dokumentasi gambar anda beredar di dunia media, baik maya maupun nyata. Kalo anda berkilah, saya gak pernah bikin dokumentasi, jangan salah. Teman tidur anda lebih lihai, tanpa sepengetahuan anda sudah dibuat dokumentasinya. Silakan cek ke media. Beberapa kuli tinta sudah pegang gambar syur sang Pesohor yang belum beredar. Siapa tahu ada, anda…Selamat dagdigdug!
June 2nd, 2008 at 1:52 pm
max moein .. mbok biar tho mbak .. itu urusan dia pribadi
—–> sapa yang ngomongin MM..wong ngomongin yang lain juga, haha..btw suwun yo mbul tengok-tengok luwangan-ku
June 2nd, 2008 at 2:27 pm
gila.. kok ceritanya melampaui fiksi.
————–>mungkin juga fiksi..selamat datang di republik fiksi :))
June 5th, 2008 at 10:37 am
ada yang homo ndak? beneran ini, ada ndak?
August 23rd, 2008 at 12:08 pm
Republik Fiksi itu situs gue, jangan dibawa-bawa untuk urusan ini. Biarpun belum on-air, tapi sudah ada dan siap diterbangkan.
August 25th, 2008 at 4:24 pm
wow mas andri gr amat….