Di Mall
March 28th, 2008
Suatu hari di sebuah mall…
Sepasang kekasih muda-mudi sedang berjalan di mall, melihat-lihat yang bisa di lihat tanpa membeli. segerombolan orang, anak Pesohor dan beberapa teman serta pengawal tentunya lewat dan berjalan di depan sepasang kekasih. Kekasih cowok yang merasa mengenali anak Pesohor membisikan ke kekasih cewek. “Eh, ada anak nya Pesohor”. Sang cewek tak mendengar : “Siapa?”. Sang cowok membisikan lagi lebih keras, “Anaknya Pesohor”. Si cewek : “siapaaa..?” . Si cowok yang gemas dengan kebudegannya si cewek, menjawab lebih keras lagi “Anaknya Pesohor..!” Si cewek tetep aja congek..”Siapa siih..?” Tiba-tiba anak Pesohor berhenti berjalan, membalikkan badan kearah sepasang kekasih yang sudah tidak romantis lagi dan berbicara dengan suara cukup keras : “Anaknya Pesohor..!!!”
Huahaaaaa……
Dan sepasang kekasih dengan muka pucat pasi berbalik arah. Dasar congeeeek….!
KRL Oh..
March 17th, 2008
Pagi-pagi, sang putri bersiap-siap menuju ke sekolah. Ibu Suri sedang rapat, sang putri menghambur masuk ke ruangan. Sekalian pamit sambil minta uang saku. “Buat transpor ma…mau naek kereta” pinta Sang Putri. Ibu Suri mengulurkan uang Rp 10.000, “Pulang sekolah, langsung pulang jangan mampir-mampir” pesan Ibu Suri. Sang putri sambil senyum-senyum jail berlalu sambil teriak ” Okeee mamaa…”
Rapat pun di teruskan kembali. Ketenangan rapat kembali diusik dengan datangnya sesosok laki-laki, dengan napas terburu-buru dan kepala basah kuyup. Sang pengawal dengan muka ketakutan, bertanya : “Mohon ijin Ibu Suri, Tuan Putri dimana ya?” Tanpa mengalihkan pandangan ke pengawal Ibu Suri menjawab, ” yaa sekolah to yaa..tadi minta uang buat naik kereta” “Sudah berangkat ya?” gumam pengawal dengan muka pucat dan menunduk hormat kepada Ibu Suri pelan-pelan beringsut keluar ruangan. Read the rest of this entry »
Tukang Ojek
March 6th, 2008
Si Ojek lagi nongkrong di perempatan, sendirian. Tiba-tiba ada perempuan cantik menghampiri. Bang..Bang anter ke Istana. Tukang ojek bingung. “Istana Neng? Istana apa?” tanya si Ojek. “Itu istana sebrang Monas. Ayo buruan Bang. Saya ditunggu Pesohor.” Perempuan itu langsung menclok aja dibelakang si Ojek. Dengan wajah masih bingung, motornya dijalankan. “Ngebut Bang.” tukas perempuan itu. Halah, disuruh ngebut neh, si Ojek pun langsung tancap gas. Sampai di depan istana, “ini kemana Neng?” . “Lurus aja Bang, terus.”. “waduuh, gak boleh Neng. Jangankan ojek, mobil pejabat aja gak boleh masuk kesitu Neng. Boleh nya lewat pintu belakang.”
Perempuan itu ngotot ” terus aja Bang, gak papa.” Si Ojek gak mau kalah, ” Gak mau Neng. Itu ada penjaganya, bawa bedil. Saya takut.” Read the rest of this entry »